DASAR PEMIKIRAN

Pengembangan Open Source di pendidikan tinggi meliputi Open Source Software (OSS) dan Open Educational Software (OER). OSS adalah sebuah istilah untuk software yang memiliki source code yang bebas untuk diubah atau dimodifikasi sesuai kebutuhan pemakai. OER adalah sumber atau materi pendidikan yang dapat diakses melalui situs secara bebas.

Penggunaan OSS dalam bidang pendidikan tinggi sangat dimungkinkan karena tuntutan layanan berbasis TI yang semakin meningkat dengan anggaran yang terbatas, disamping itu juga dengan OSS memungkinkan pengguna untuk melakukan perubahan maupun penyempurnaan karena kode yang dibuka bebas. Sebagai bukti adanya tren peningkatan penggunaan OSS dapat dilihat berdasarkan survei yang dilakukan NetCraff Survey (2006) didapatkan data bahwa lebih dari 81.565.877 situs menggunakan 64% Apache dan 25 % Ms. IIS.

Selain OSS, fokus lain dalam Open Source untuk pendidikan tinggi adalah OER. Pada Giving Knowledge for Free (2007) yang diterbitkan oleh Organization for Economic Cooperative and Development (OECD) dijelaskan mengenai definisi dari OER yaitu sebagai materi berbasis digital yang gratis dan terbuka untuk pengajar, murid dan orang - orang yang belajar secara otodidak untuk dapat digunakan dalam proses pengajaran, pembelajaran dan penelitian. Dalam hal ini pendidikan tinggi yang memanfaatkan OER akan dapat meningkatkan kualias pengajarannya, disamping itu juga para pengguna OER dari kalangan mahasiswa, staf pengajar maupun peneliti juga dapat memanfaatkan untuk kemajuan pendidikan dan pengetahuan.